Bentuk hara dalam tanah


Jika tanah digambarkan selaku sistem, maka dapat dipilahkan adanya komponen masukan dan komponen keluaran. Di dalam tanah unsur hara memiliki berbagai bentuk dan kelincahan untuk bergerak. Hara dapat mengalami alih rupa dan alih tempat.

Sumber hara dalam tanah

  1. Perombakan bahan organik tanah.
  2. Pelapukan mineral tanah.
  3. Pemupukan.
  4. Pembenah organik: rabuk, kompos, biosolid.
  5. Penambatan N : legum.
  6. Batuan: batuan fosfat, greensand.
  7. Buangan industri: kapur, gipsum.
  8. Pengendapan udara: N, S.
  9. Pengendapan air: sedimen, erosi, banjir.

Pangkalan hara (nutrient pool)

Tanpa melihat darimana asalnya, semua hara akan mengelompok dalam pangkalan yang tertentu. Unsur hara berinteraksi dengan sifat fisik, kimia dan biologi tanah, kemudian diserap tanaman atau berpindah antar pangkalan hara dalam tanah. Pangkalan hara dalam tanah adalah:

  1. Larutan tanah: bentuk hara terlarut dalam lengas tanah dan sifatnya tersedia segera untuk diserap oleh akar bagi tanaman.
  2. Bahan organik:  selalu mengalami proses perombakan dan oleh karena itu akan melepaskan hara.
  3. Organisme tanah: hara diambil untuk metabolisme atau menjadi komponen penyusun tubuhnya, sehingga mengalami imobilisasi sementara.
  4. Mineral tanah: hara yang  berada dalam pangkalan ini memeiliki sifat antara cukup terlarut sampai sedikit terlarut.
  5. Permukaan jerapan: hara dipegang permukaan tanah oleh berbagai mekanisme, berkisar antara cepat tersedia sampai sangat lambat tersedia.
  6. Pertukaran kation: tipe yang sangat penting dari jerapan permukaan tanah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s