Kelaparan dan kesuburan tanah


  1. “Kelaparan” dapat mengakibatkan sakit dan kematian. Agar tidak lapar, manusia perlu makan yang cukup, bergizi dan seimbang. Pendapat bahwa “Kelaparan perlu dicegah” ada benarnya, karena kelaparan membawa pemerosotan mutu hidup manusia. Meskipun demikian kelaparan itu merupakan keniscayaan hidup di dunia ini, sebagai mekanisme ujian.
  2. Apakah “penyebab kelaparan”? tentu saja “karena tidak tersedia makanan secara cukup di suatu tempat pada suatu saat”. Agar terjadi pemerataan, orang sedunia ini mesti bersatu, saling kenal-mengenal agar dapat saling memberi.
  3. “Membatasi jumlah manusia” dapat saja dikerjakan misalnya dengan mencegah kehamilan dan kelahiran. Generasi muda disarankan tidak kawin, kawin tapi tidak punya anak, atau cukup satu anak. Tapi apakah itu boleh ? Keluarga berencana, itu solusinya.
  4. “Jumlah bahan pangan ditingkatkan”, itu yang mungkin dikerjakan. Orang sedunia ini perlu bersepakat untuk mengalokasikan harta, benda, tenaga, pikiran dan ruhnya untuk usaha peningkatan produksi biomassa. Apalagi kita diberi anugerah dengan cahaya matahari dan air yang melimpah.

Lantas apa hubungannya dengan kesuburan tanah ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s