Masa depan pertanian


Tata guna lahan mengarahkan kita untuk memanfaatkan lahan sesuai dengan daya dukung lahan tersebut. Dengan demikian lahan dapat berfungsi secara berkelanjutan. Lahan memiliki anasir: tanah, air, udara, batuan dan organisme, kesemuanya bersifat dinamis karena dapat berubah karakter dan mutunya.

Pemanfaatan lahan untuk tanaman pertanian dimulai dengan kegiatan evaluasi kesesuaian lahan, yakni mencocokkan antara karakter lahan dengan syarat tumbuh tanaman. Pada lahan yang memiliki kriteria sangat seusai, maka tidak ada faktor pembatas untuk pengembangan komoditas.

Untuk mempertahankan produktivitas lahan dilakukan pengelolaan kesuburan tanah, sehingga tanah tersebut menjadi media tumbuh yang optimum. Pada lahan-lahan yang diusahakan secara intensif perlu diikuti pengelolaan hara secara terpadu, sehingga unsur hara dalam tanah tersedia secara cukup dan lengkap. Kekurangan kadar hara dalam tanaman dapat diperbaiki dengan pemupukan ke tanah atau langsung ke tubuh tanaman tersebut.

Jika lahan yang tersedia mulai terbatas, kita dapat mengembangkan media tumbuh lainnya, kita dapat bertanam di air (hidroponik) atau di udara (aeroponik). Prinsipnya adalah bagaimana menciptakan lingkungan yang optimum bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang sehingga menghasilkan panen.

2 thoughts on “Masa depan pertanian

  1. kita dapat mengembangkan media tumbuh lainnya, kita dapat bertanam di air (hidroponik) atau di udara (aeroponik). klobertanam di air sudah umum, sya tertarik pendapat bpk bertanam di udara, bagaimana caranya pak???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s